Dalam Jurnal yang berjudul Strategic alignment : Leveraging Information technology for transforming Organization karya : C.J Henderson , N. Venkatraman . di jurnal ini saya memahami betapa pentingnya penyelarasan strategi perusahaan terhadap kebutuhan IT karena tidak setiap Teknologi yang di terapkan pada perusahaan dapat berjalan dengan sukses atau berdampak positive pada perusahaan, bisa saja mengrogoti profit perusahaan. Dari jurnal tersebut saya mendapat pertanyaan:

  1. Apa Implikasi IT terhadap Operasi Bisnis ?sekarang ? dan masa depan?
  2. Apa Perspektif alternatif untuk memanfaatkan IT terhadap Operasi Bisnis?
  3. Apa peran senior manajer terhadap pemanfaatan It terhadap operasi Bisnis?

3 prtanyaan diatas sering kali menjebak , bahkan perusahaan sekelas Kodak,Baxter kelimpungan untuk menjawabnya. Maka dari itu sebelum menerapkan IT pada perusahaan diperlukan Strategic Alignment, hal ini sangat perlu diperhatikan karena perusahaan tidak hidup untuk hari ini saja melainkan besok- besok / masa depan. Perlunya penyelarasan antara internal dan external domain IT merupakan langkah yang harus dilakukan demi terciptanya keselarasan antara IT dan tujuan Bisnis.

Strategi Fit yang ada harus di integrasikan dengan eksternal domain dan internal domain perusahaan. Scope of bussinesnya juga demikian, harus ditinjau dahulu bagaimana proses bisnis perusahaan,kebijakan, SOP,dll.

4  dominant alignment perspective :

  1. Strategy Execution : Membahas Bagaimana Bussines Strategy dijabarkan menjadi Organizational Infrastructure , dari OI(Organizational Infrastructure) di jabarkan lagi I/S Infrastructurenya bagaimana.
  2. Technology Transformation : Membahas bagaimana Bussines Strategy disusun menjadi IT Strategy lalu menjadi I/S Infrastructure.
  3. Competitive Potential : Membahas Bagaimana Bussines Strategy di Support IT Strategy sebelum menjadi Organizational Infrastructure.
  4.  Service Level : Membahas Bagaimana IT Strategy dijabarkan menjadi I/S Infrastructure lalu menjadi Organizational Infrastructure.

Imports System.Data.SqlClient
Public Class Form1
Dim cs As String = “Data Source = FIFIFARISTIA\SQLEXPRESS; Initial Catalog = Northwind; Integrated Security = true”
Dim ocs As New SqlConnection
Dim cmd As SqlCommand
Dim dr As SqlDataReader

Read the rest of this entry »

Nim / Nama : 10.41010.0211 / Ony Prabowo
Dosen : Tan Amelia
Tugas : ADO.NET

Hahaha..akhirnya ngeresume juga setelah sekian lama di bombardir UTS😛. Ok,kalau kemarin kita main-main di coding melulu sekarang kita bercoding sambil mengambar atau mengambar sambil bercoding..duh sama aja. Pada pertemuan yang minggu-minggu lalu kita membahas tentang query-query dengan SQL server,sekarang kita mencoba mengembangkan itu dengan mengabungkan sql server dengan vb.net. sebelum melangkah ke ilmu nan tinggi itu alangkah baiknya kita mengetahui ADO.NET.

Menurut media Onlie yang saya baca ADO.NET adalah teknologi akses data universal terbaru berdasarkan prinsip tanpa koneksi (connectionless principle) yang didesain untuk mempermudah batasan koneksi yang dahulunya harus Anda perhatikan ketika membuat aplikasi terdistribusi. Aplikasi hanya terhubung ke database untk beberapa saat guna mengakses atau  update data, kumudian diputus. data yang diakses dapat disimpan pada salah satu objek ADO.NET, yaitu pada DataSet atau DataView. Keuntungan dari disconnected architecture ialah mampu menangani lebih banyak user. Kelebihan lain data yang disimpan di DataSet berada di memori dan berformat XML.

Dalam .NET , kita bisa memakai database apa saja baik itu sql,mysql,oracle,dsb. Seperti pada pengertian diatas .NET adalah teknologi yang powerfull. Bila dulu PHP disebut yang tercepat,sekarang .NET lah yang mulai mrontokan tradisi tersebut. Kembali lagi pada gambar diatas coba kita cermati gambar diatas ada 3 sub :

  1. System.Data
  2. System.Data.SqlClient
  3. System.Data.OleDb

SDM ( Sumber daya Manusia ) adalah aset yang penting bagi sebuah perusahaan / organisasi. Tanpa SDM , organisasi / perusahaan mana mungkin bisa berjalan . Suatu organisasi pasti mempunyai tujuan ,tujuan tersebut pasti akan diwujudkan. Semua anggota organisasi itu akan berusaha memenuhi tujuan tersebut. Pertanyaanya adalah bisakah kita meraih tujuan tersebut?dari pertanyaan itu muncul pertanyaan lagi bagaimanakan kita meraih tujuan tersebut ?dengan apa? 1 jawaban yang pasti adalah dengan SDM yang ada,tanpa SDM suatu organisasi/perusahaan akan mati ..ya pasti tidak berjalan,wong yang menjalankan organisasi tersebut adalah para SDM yang tergabung dalam organisasi tersebut

Organisasi akan menjadi lebih bagus bila mempunyai SDM yang mumpuni pula. Coba kita lihat perusahaan yang maju,contohnya Microsoft. Coba kita berpikir seperti apa sih SDM yang ada di sana?apakah biasa-biasa saja atau bagaimana? Mana mungkin SDM yang tergabung didalamnya adalah kelas teri,pasti mereka dari kalangan berpendidikan dan Beretika baik. Bagaiamana canggihnya mereka bisa memproduksi software-software hebat sampai mempengaruhi behaviour manusia.

Kalau tadi dari perusahaan,sekarang kita lihat contoh organisasi yang sukses,kita lihat UNESCO. Lembaga yang dibentuk PBB ini tidak serta merta jadi dan memilih ketua dengan asal saja,mereka berdiri melalui beberapa tahapan. Dan SDM yang masuk disana harus melalui sertifikasi dan  pemilihan secara ketat. Selain organisasi / perusahaan diatas masih banyak lagi yang patut kita pelajari dari organisasi/perusajaan yang lain.

Read the rest of this entry »

nah,dari gambaran diatas kita

ada beberapa class yang harus kita buat

1. utama.java

import java.io.IOException;
import java.util.Scanner;

public class utama
{
public static Scanner scn;
public static DataMakanan onyTrans=new DataMakanan();

public static void main(String[] args)
{

aturMenuUtama();
}
public static void cetakMenu(){
String menuutama=”=========APLIKASI PENJUALAN KANTIN OKE JON=========\n\n”;
menuutama = menuutama + “1. Add Makanan\n”;
menuutama = menuutama + “2. Update Makanan\n”;
menuutama = menuutama + “3. Penjualan Makanan\n”;
menuutama = menuutama + “4. View All Makanan\n”;
menuutama = menuutama + “5. View All Transaksi\n”;
menuutama = menuutama + “6. Keluar\n”;
menuutama = menuutama + “SILAHKAN MASUKAN PILIHAN ANDA [1-4]> “;
menuutama = menuutama + “”;
System.out.print(menuutama);
}
public static int getPilihan()
{
int pil=0;
try
{
scn= new Scanner(System.in);
pil=scn.nextInt();

}catch(Exception e){e.printStackTrace();}
return pil;
}
public static void aturMenuUtama(){
boolean selesai=false;
do{
cetakMenu();
int pil=getPilihan();
switch(pil){
case 1:AddMakanan();break;
//    case 2:onyTrans.UpdateMakanan();break;
//case 3:onyTrans.PenjualanMakanan();break;
case 4:onyTrans.LihatMakanan();break;
//case 5:onyTrans.LihatTransData();break;
case 6: selesai=true;break;
default: System.out.println(“WARNING!\n\nPilihan 1-9!”);
}
}while(!selesai);
System.out.println(“Terima Kasih Telah Menggunakan Program ini!”);
}
public static String inputanString()
{
String data=””;
try
{
data=scn.next();
}catch(Exception e){e.printStackTrace();}
return data;
}
public static int inputanAngka()
{

int data=0; /* Inisialisasi */
try
{
data= scn.nextInt();
}
catch(Exception e)
{e.printStackTrace();}
return data;
}

public static void AddMakanan()
{

System.out.println(“Tambah Makanan\n”);
System.out.println(“Paket: “);
String paket=inputanString();

System.out.println(“Harga: “);
int harga=inputanAngka();

Makanan mk=new Makanan(paket,harga);
onyTrans.add(mk);
}
}

2. Makanan.java

public class Makanan {
private String paket;
private int harga;

public String getPaket() {
return paket;
}

public void setPaket(String Paket) {
this.paket = paket;
}

public int getHarga() {
return harga;
}

public void setHarga(int harga) {
this.harga = harga;
}

public Makanan(String paket, int harga) {
super();
this.paket = paket;
this.harga = harga;
}

public String tampilData(){
return paket+”\t”+harga;
}
}

3. DataMakanan.java

import java.util.Vector;

public class DataMakanan {
private Vector <Makanan> tabelMakanan=new Vector<Makanan>();

public void add(Makanan mk)
{
tabelMakanan.addElement(mk);
}
public void LihatMakanan()
{
System.out.println(“========Daftar Menu Makanan========”);
System.out.println(“”);
System.out.println(“Paket ” + “Harga\t”);
for(Makanan tr:tabelMakanan)
System.out.println(tr.tampilData());
}
}

 

PERINTAH DASAR

Linux memiliki fleksibilitas tinggi. Jika Anda tidak membutuhkan tampilan grafis, Linux tetap dapat digunakan secara penuh. Bagi yang tidak kesulitan dalam penglihatan, Linux sering dikritik karena memiliki kelebihan ini. Mengapa dikritik? Karena banyak pengguna Linux yang sedang bekerja dengan modus teks, tidak perlu grafis. Akibatnya, orang lain yang belum pernah
menggunakan Linux melihat Linux itu tidak menarik. Padahal, di balik perintah-perintah, apalagi dengan editor teks, banyak karya dihasilkan dengan Linux tanpa grafis. Misalnya, Linux tanpa grafis cukup baik untuk membaca email, menulis email, membaca berita di Internet, membuat file teks, membuat program berbasis web mulai dari memformat halaman
HTML, membuat program PHP, Javascript, dan Java serta bahasa pemrograman lainnya.
Berikut ini contoh-contoh perintah dan program di Linux yang sangat berguna untuk bekerja sehari-hari.
Perintah-perintah dasar seperti DOS.
Semua perintah DOS atau command di Windows memiliki padanannya di Linux. Sebaliknya, banyak perintah di Linux, misalnya untuk mengonfigurasi server-server, tidak dapat dilakukan dengan Windows. Perintah-perintah seperti DOS itu antara lain:
$ ls artinya melihat isi direktori atau dir
$ mkdir artinya membuat direktori
$ rmdir artinya menghapus direktori yang tidak ada isinya
$ cp artinya copy, rm artinya remove atau delete, mv artinya move atau pindah
$ cd artinya pindah direktori. Jika tanpa opsi atau argument, berarti pindah ke direktori home
user yang sedang login.
Perintah-perintah dan aplikasi khusus.
$ pwd artinya print working directory atau menanyakan nama direktori sekarang.
$ whoami artinya menanyakan siapa yang sekarang sedang bekerja (user apa yang sedang
digunakan).
$ mail artinya melihat email yang masuk. Jika ada daftar email, tekan r diikuti nomor email
untuk membaca email tersebut, r untuk mereply dan d untuk menghapus. Keluar dari email gunakan q atau x jika tidak jadi menghapus.
$ lynx untuk mengakses web, seperti links.
$ joe editor teks yang mirip ne dan emacs.
$ vi juga editor teks yang mirip ne.
$ su untuk berubah menjadi root.
$ ps untuk melihat daftar program yang sedang berjalan, lengkap dengan nomor id. Lebih
lengkap lagi menggunakan perintah ps -aux.
$ cat untuk menampilkan isi file tanpa mengedit.
$ less mirip dengan cat, namun bisa melihat per layar atau per baris.
Untuk mengetahui arti setiap perintah, tersedia perintah “man perintah” yang akan menampilkan manual perintah. Contoh berikut ini untuk menampilkan manual perintah ls.
$ man ls
Nah,,..
Linux adalah sistem operasi multiuser dan multitasking. Multiuser artinya, dalam waktu yangbersamaan, Linux dapat digunakan oleh banyak user, baik melalui keyboard dan mouse yang samaatau melalui komputer lain dalam jaringan.
Multitasking artinya dalam waktu yang sama, Linux dapat menjalankan beberapa program.Bahkan Linux dapat menjalankan banyak Window, misalnya Anda dapat menjalankan Icewm, XFCE, Blackbox, KDE, dan GNOME, seakan-akan menjalankan Windows 95, 98, XP, Vista, NT, 2000, dan 2003, juga Macintosh secara bersamaan.
Setiap user memiliki hak yang berbeda, misalnya sesama user biasa tidak bisa saling melihat isi direktori dan isi file. Ini salah satu yang membuat Linux aman terhadap penyebaran virus.


Bekerja sebagai Administrator
Saat bekerja, biasanya pengguna login sebagai user biasa. User biasa tidak punya akses penuh terhadap sistem. Agar dapat memiliki akses penuh, Anda harus login sebagai root atau superuser. Jika Anda telah login sebagai user biasa, Anda dapat berubah menjadi root dengan perintah su.
Di distro Linux lain seperti Ubuntu, Anda bisa mudah untuk berubah menjadi root, tanpa harus memasukkan password, dengan perintah “sudo su”. Dalam kenyataan kerja yang normal di Linux, setiap user dan root harus memiliki password.
Untuk keamanan, bekerja biasa harus menggunakan user biasa, bukan root, karena root punya kekuasaan tak terbatas. Jika sedikit saja melakukan kesalahan, misalnya menghapus file penting, komputer bisa bermasalah. Untuk bekerja sebagai root, sebaiknya tetap sebagai user biasa, lalu menjalankan perintah untuk root dengan menambahkan kata sudo di depan perintah. sudo artinya superuser do atau menjalankan perintah sebagai root. Agar user biasa bisa menjalankan tugas root dengan password (misal user01) atau tanpa
password (misal rus), edit file /etc/sudoers dengan menambahkan baris berikut ini:
user01 ALL=(ALL) ALL
rus ALL=(ALL) NOPASSWD: ALL
Berikut ini beberapa perintah penting sebagai admin. Sekali lagi, sebagai user ubuntu, tambahkan perintah sudo di depan perintah-perintah ini. Misalnya, sudo fdisk -l untuk melihat susunana partisi harddisk. Atau lebih dahulu berubah menjadi root sehingga prompt berubah dari lambang dollar ($) menjadi pagar (#).
$ sudo su
#
Menambah user baru:
# adduser nama-user
Menghapus user:
# deluser nama-user
Mengaitkan harddisk /dev/hda1 ke sistem Linux dengan titik kait di /mnt/hda1. Mount juga untuk disket atau CDROM atau file sharing di komputer lain.
# mount /dev/hda1 /mnt/hda1
Sekali lagi, hati-hati saat bekerja sebagai root, karena kekuasaan root yang tidak terbatas dapat menghapus data apa saja, termasuk memartisi memformat hard disk. Jika tidak hati-hati dalam bekerja, Anda dapat menghilangkan data atau merusak sistem Linux dan semua sistem yang ada di dalam hard disk, flash disk atau tempat penyimpanan lainnya.

dengan kata lain :

LEVEL TERTINGGI ADALAH  “ / ” ATAU ROOT TERMASUK HARDISK, PARTISI, DAN REMOVABLE DISK
DIREKTORI DI BAWAH ROOT :
1.    /bin        -aplikasi biner penting
2.    /boot            -lokasi konfigurasi boot
3.    /dev        -berkas piranti
4.    /home    -direktori pangkal
5.    /lib        -lib yang diperlukan sistem

6.    /lost+found    -menyediakan sistem
lost+found
7.    /media        -memuat media lain
8.    /mnt            -me-mount sistem
berkas
9.    /root            -direktori pangkal root
10./sys            -informasi sistem
11.    /tmp            -berkas sementara
12./usr            -aplikasi dan berkas
yang sering dipakai
13.    /var            -berkas variabel log  &
database

Cd ~ atau cd / lihat perubahanya ???
cd..        Kembali ke direktori awal
ls            menilik direktori
Mkdir    membuat direktori
cd        mengubah direktori
cp        menyalin direktori
rm        menghapus berkas
mv        ganti nama direktori / mencari         direktori

Poweroff        shutdown sistem
Reboot/halt        restart sistem
Date            set tanggal waktu
Cal -y, cal –y 2011     melihat kalendar
Whoami        status dalam sistem
Neat            set ip dalam jaringan
Adduser        menambah user
Clear            membersihkan layar


Untuk melihat hasil,silahkan download di link ini :

klik disini